Antisipasi Munculnya Titik Api, Polres Bireuen Intensifkan Patroli di Wilayah Rawan dan Berikan Imbauan kepada Masyarakat

SUARA PUBLIK 24

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 20:15 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen  | Kepolisian Sektor (Polsek) Peusangan, Polres Bireuen, mengintensifkan patroli dan sosialisasi sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan yang dinilai rawan.

Kegiatan tersebut dilakukan pada Minggu (13/9/2026) dengan menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Peusangan. Selain memantau kondisi wilayah, personel kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Peusangan belum menemukan adanya titik api di wilayah hukumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kapolsek Peusangan Iptu Riza, S.S.E., mengatakan pencegahan karhutla harus dilakukan sejak dini. Menurut dia, upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

> “Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Jika menemukan titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” ujar Riza.

Ia mengatakan, pembakaran lahan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat asap, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.

Karena itu, Polsek Peusangan akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan wilayah, terutama pada kawasan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat untuk menanamkan kepedulian sejak dini. Jangan membakar hutan dan lahan. Mari kita jaga lingkungan demi keselamatan bersama dan kelestarian ekosistem alam,” kata Riza.

Melalui patroli dan sosialisasi secara berkelanjutan, kepolisian berharap masyarakat semakin memahami bahaya serta dampak pembakaran hutan dan lahan sehingga potensi karhutla dapat dicegah sebelum meluas. (*)

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:26 WIB

46 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Tertib Berlalu Lintas

Senin, 14 September 2026 - 11:50 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Kamis, 10 September 2026 - 12:23 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Curi Motor

Rabu, 9 September 2026 - 16:25 WIB

Polres Agara Musnahkan Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Subuh Keliling dan Jum’at Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Bersama Forkopimda, Ulama, dan Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Laporan Masyarakat Berujung Penangkapan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Sinergi Polisi dan Masyarakat Berbuah Hasil, Seorang Penyalahgunaan Sabu Kembali Terungkap

Berita Terbaru